Jakarta – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyayangkan aksi demo yang dilakukan banyak masyarakat di Indonesia dalam rangka menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi. Pasalnya, demo tersebut menggangu aktifitas perekonomian.

Menurutnya di Indonesia memang sudah biasa kepentingan ekonomi kalah oleh kepentingan politik. jika diteruskan, hal ini bisa berbahaya bagi kelanjutan bangsa ini.

“Ratusan ribu kepentingan masyarakat terganggu oleh ribuan demonstran sehingga kepentingan ekonomi kalah oleh kepentingan politik,” katanya kepada detikFinance, Jumat (30/3/2012).

Ia mengatakan, jika kebiasaan ini terus dilakukan, maka bangsa Indonesia akan sulit bersaing dengan negara tetangga seperti, Malaysia dan Singapura.

“Kalau terlalu sering kepentingan ekonomi kalah dengan kepentingan politik bangsa ini akan sulit bersaing dengan negara tetangga seperti Malaysia apalagi Singapura,” ujarnya.

Seperti diketahui, ribuan massa terkonsentrasi di depan pintu gerbang gedung DPR di Jalan Gatot Subroto sejak pagi tadi. Massa meminta DPR tidak menyetujui rencana kenaikkan BBM subsidi oleh pemerintah 1 April nanti.

Para demonstran yang masih tenang pun mulai beringas selepas menunaikan ibadah solat Jumat bareng di lokasi yang sama. Salah satu kerusakan yang diakibatkan aksi massa itu adalah gerbang DPR dan pagar pembatas tol milik Jasa Marga.

Atas demo tersebut, lalu lintas Jakarta di beberapa ruas lumpuh. Aktifitas ekonomi di ibukota pun menjadi terbatas. Pasalnya, tol yang diduduki demonstran berada di pusat kota yang merupakan salah satu tol paling sibuk di Jakarta.

http://finance.detik.com/read/2012/03/30/185442/1881552/4/dahlan-iskan-kepentingan-politik-ganggu-ekonomi-ri

opinion:

As we know , thousands of masses concentrated outside the gate dpr building in gatot subroto since this morning . Mass asked dpr not approved the planned fuel oil price hikes subsidized by the government 1 april . I think as indonesian citizen good should we be able to be wise . In one hand we defend the people who cannot on one side and we have to understand that interests in indonesia not only for one person or two people , but will a lot of interest on the individuals .

I am also disappointed with the attitude of the demonstrators that the day the anarchist Act. It’s definitely not an action that does not represent the people who are suffering. They only think of the sheer selfishness. Keep the existence of moral cultivation in their hearts as good citizens when performing their first action demonstrations. And the Government is expected soon to resolve the problem of rising prices of fuel oil so that his decision could clear whether approved or not approved.